Ged a Widget

Sabtu, 19 Januari 2013



MATERI DAN ENERGI

TUGAS PAPER
ILMU ALAMIAH DASAR


Disusun Oleh:
FINA SUNARSIH
12422071

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2012

HALAMAN PENGESAHAN


Tugas Paper

“Materi dan Energi”

Disusun Oleh:

Fina Sunarsih
NIM:12422071

Telah disahkan pada
Hari:
Tanggal:



Dosen Pengampu




Drs. Aden Wijdan Syarif Zaidan, M.si.
NIP:904220101






KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum Wr.Wb
Alhamdulilah, puji syukur kita panjatkan kepada allah SWT yang telah memberikan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas paper dengan judul “Materi dan Energi” ini tepat waktu.
Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah meluangkan waktu untuk membantu menyelesaikan tugas penyusunan paper ini.
Sebagai manusia yang tidak bisa lepas dari kekhilafan dan kesalahan, penulis menyadari bahwa dalam penyusunan paper ini masih banyak kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi perbaikan paper selanjutnya.
Semoga paper ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Akhir kata.
Waassalamu’alaikum Wr. Wb
                                                       

                                                   Yogyakarta, 30 Oktober 2012

                                                                   Penulis






DAFTAR ISI
Halaman Pengesahan 
Kata Pengantar 
Daftar isi 
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 
1.2 Rumusan Masalah          
1.3 Tujuan Penulisan 
1.4 Manfaat penulisan 
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Materi 
2.1.1 Pengertian Materi 
2.1.2  Wujud molekul materi 
2.1.3 Ciri dari masing-masing molekul 
2.1.4  Sifat - sifat Materi 
2.1.5 Perubahan Wujud 
2.1.6  Pemanfaatan-pemanfaatan perubahan materi 
2.1.7 Klasifikasi Materi 
2.1.8 Partikel Materi 
2.2 Energi 
2.2.1 Pengertian Energi 
2.2.2  Perubahan Energi 
2.2.3 Bentuk-Bentuk Energi 
2.2.4 Sifat Energi 
2.2.5  Sumber Energi 
2.2.6  Energi Dapat Berubah dari Suatu Bentuk Kebentuk Lain 
2.2.7 Cara Menghemat Energi 
BAB III PENUTUP 
3.1 Kesimpulan 
3.2 Saran 
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Dunia benda terdiri atas materi dan energy termasuk tubuh organisme yang tersusun oleh materi dan hidupnya tergantung pada energi. Adanya perbedaan alamiah yang mendasar antara materi dan energi di alam manusia (alam berwujud materi) ini menjadi sangat berbeda kehidupannya dengan alam halus (alam tidak berwujud materi).Walaupun telah diketahui adanya hukum kekekalan energi yang menyatakan bahwa energi adalah kekal dan hanya berpindah dari satu ke yang lainnya. Bila mana dasar hukum dasar alamiah bagi manusia memasuki tahap berikutnya.Jika hukum ini telah dapat dibuktikan, maka manusia akan lebih memahami alam tidak berwujud materi yang lebih dikenal dengan nama alam dunia halus. Dalam alam dunia halus, perwujudan materi tidak sedemikian kuat terbentuk karena pergerakan alam dunia halus lebih cepat.


1.2 Rumusan Masalah
Dalam penyusunan paper ini, dibatasi dengan pertanyaan:
-Apakah definisi dari materi?
-Apakah wujud dari materi?
-Apakah sifat-sifat materi?
-Bagaimana perubahan wujud materi?
-Bagaimana pemanfaatan dari perubahan materi?
-Apakah yang di maksud dengan energi?
-Bagaimana bentuk-bentuk energi?
-Apa sumber dari energi?
-Bagaimana cara menghemat energi?



1.3 Tujuan Penulisan
Penyusunan paper ini bertujuan untuk mengetahui tentang materi, wujud dan sifat materi, serta perubahan wujud dari materi. Selain membahas tentang materi, di dalam paper ini penulis juga membahas tentang energi dengan maksud untuk mengetahui tentang segala hal mengenai energi,bentuk dan sifat energi, sumber dari energi dan juga untuk mengetahui cara menghemat energi.

1.4 Manfaat Penulisan
Dalam penyusunan paper ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya dan khususnya para mahasiwa yang sedang mengikuti mata kuliah ilmu alamiah dasar.





















BAB II
PEMBAHASAN
MATERI DAN ENERGI

2.1 Materi
2.1.1Pengertian Materi
Materi adalah apa saja yang mempunyai massa dan menempati suatu ruang baik yang berbentuk padat, cair atau gas. Cahaya dan panas tidak termsauk dalam materi, karena tidak mempunyai berat tetapi keduanya termasuk dalam energi
Semua materi dapat dipecah menjadi bagian yang sangat kecil disebut molekul yang masih memiliki sifat-sifat materi. Misalnya molekul gula adalah bagian terkecil dari gula yang masih mempunyai sifat-sifat gula.
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, sebuah molekul dapat dipecah lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang disebut atom. Molekul gula tebu dapat dipecah menjadi 12 atom karbon, 22 atom hidrogen dan 11 atom oksigen. Atom-atom tersebut dipersatukan sedemikian rupa, sehingga menjadi bentuk molekul gula. Tetapi bila atom-atom karbon, hodrogen dan oksigen tersebut dipersatuan dengan susunan yang berbeda akan dapat membentuk molekul materi yang berbeda misalnya alcohol, zat pati. Susunan dan jumlah atom akan menentukan jenis molekul materi.
2.1.2  Wujud molekul materi
a. Padat
Setiap zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap, sebab partikel zat padat saling berdekatan dan terikat kuat oleh gaya antar partikel tersebut. Hal ini menyebabkan volume zat padat tidak dapat dimampatkan menjadi lebih kecil. Partikel-partikel itu mampu menggetarkan tetangga dekatnya, namun partikel-partikel itu tidak mempunyai energi yang cukup untuk keluar dari posisisnya atau melepaskan diri dari ikatannya.
Zat padat dapat berupa kristal atau amorf. Pada kebanyakan zat padat, partikel-partikelnya tertata secara teratur dan berulang. Zat padat yang demikian disebut kristal. Jenis zat padat yang berbeda, mempunyai bentuk kristal yang berbeda pula. Beberapa za zat padat, seperti gelas dan beberapa jenis plastik dan lilin, memiliki susunan partikel yang tidak teratur. Zat padat semacam ini disebut amorf. Susunan zat padat dapat diamati dengan difraksi sinar-X.

b. Cair
Seperti halnya zat padat, zat cair tidak dapat dimampatkan sehingga volumenya menjadi lebih kecil. Seperti jika kita menekan ke bawah satu liter air dengan tangan kita, volumenya akan tetap satu liter. Zat cair yang dituangkan ke dalam suatu wadah maka zat cair tersebut akan berbentuk seperti wadah tempat zat cair tersebut dituangkan.
Menurut teori kinetik zat hal ini disebabkan partikel-partikel zat cair juga saling berdekatan dan merapat. Berbeda dengan zat padat, partikel-partikel zat cair mempunyai energi yang cukup untuk berpindah atau mengembara. Gerak partikel tersebut menyebabkan zat cair mengalir dan mengambil bentuk seperti wadahnya.

c. Gas
Berbeda dengan zat padat maupun zat cair, gas dapat dimampatkan untuk mengisi ruang yang lebih kecil. Gas memiliki bentuk dan volume yang tidak tetap. Gas juga dapat memuai dan menyusut mengikuti ruang yang tersedia. Hal ini dapat dijelaskan melalui teori kinetik zat, partikel-partikel gas mempunyai energi yang cukup untuk memisahkan diri dari pertikel-partikel lainnya. Oleh karena itu partikel-partikel itu bebas bergerak ke segala arah sampai gas menyebar merata ke seluruh wadahnya. Karena partikel-partikel gas tidak saling berdekatan dan merapat, maka partikel-partikel itu dapat juga dimampatkan ke dalam ruangan yang lebih kecil.

d.Plasma
Plasma adalah gas yang terionisasi, artinya gas tersebut sudah kehilangan elektron-elektronnya. Kita tahu bahwa sebuah unsur terdiri atas elektron dan nukleus (yang terdiri atas proton dan neutron). Dalam zat padat, atom-atom terikat satu sama lain membentuk molekul, yang masing-masing terikat dalam suatu ikatan kimia yang kuat. Pada zat cair, molekul-molekul terikat dalam ikatan kimia lemah, dan dalam gas, molekul-molekul terpisah satu sama lain tanpa adanya ikatan kimia.
Dalam plasma, unsur-unsur tersebut tidak lagi bersatu membentuk molekul, dan unsur-unsur tersebut kehilangan elektron-elektronnya. Jadi dalam plasma, yang ada adalah sebuah “sup” yang terdiri atas nukleus dan elektron.
Karena plasma memiliki banyak elektron bebas, maka plasma dapat menjadi konduktor yang baik sekali. Contoh plasma adalah lampu neon atau display komputer.
2.1.3 Ciri dari masing-masing molekul
Ø    Ciri Khas Molekul Zat Padat
- Gaya tarik menarik sangat kuat
- Susunannya berdekatan satu sama lain
- Tidak bisa bergerak bebas
- Gerak partikel bersamaan
- Memiliki volume dan bentuk yang tetap
- Tidak mempunyai sifat mengalir
Ø    Ciri Khas Molekul Zat Cair
- Gaya tarik menarik tidak begitu kuat atau lemah
- Susunannya tidak beraturan
- Jarak antar partikel berdekatan
- Bergerak bebas berpindah-pindah tempat secara bersama
- Memiliki volume tetap
- Bentuk berubah
- Mempunyai sifat mengalir
Ø    Ciri Khas Molekul Zat Gas
- gaya tarik menarik sangat kecil
- susunannya sangat tidak teratur
- letak antar partikel saling berjauhan
- bergerak sangat bebas secara individu
- bentuk dan volume berubah
- mempunyai sifat mengalir
2.1.4  Sifat - sifat materi
Sifat materi dapat di bedakan menjadi :
1.  Sifat fisika adalah sifat yang berkaitan dengan wujud fisis zat, dimana sifat fisis/fisika dapat diamati langsung oleh alat indera.
Beberapa sifat materi antaralain :
- rasa                                - massa jeni                      - titik didih
- warna                             - daya hantar                   - titik lebur
- bau                                 - kilap logam                     - koefisien muai
- wujud                             - kelarutan                             - hambat jenis
2. Sifat kimia adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan kimia yang disertai pembentukan zat baru yang biasanya disertai reaksi kimia ( dapat diamati setelah terjadi perubahan )
Beberapa sifat kimia antara lain :
-    Mudah atau sukar terbakar ( bensin mudah terbakar )
-    Dapat atau tidaknya membusuk ( makanan dapat membusuk )
-    Mudah atau sukar berubah menjadi zat lain ( besi mudah berkarat )
-    Beracun
  Ditinjau dari ukuran dan jumlahnya, sifat materi dibedakan menjadi :
1.    Sifat intensif yaitu sifat yang tidak tergantung pada ukuran dan jumlah zat
      Missal : titik didih, indeks bias, suhu, dll
2.    Sifat ekstensif yaitu sifat yang tergantung pada jumlah dan ukuran zat.
      Missal : kelarutan, berat, volume, rasa, dll

2.1.5 Perubahan Wujud
Berdasarkan perubahan sifat dan strukturnya, perubahan materi dikelompokan   menjadi :
1.   Perubahan fisika
Merupakan perubahan materi yang sifatnya sementara dan dapat dikembalikan lagi  kebentuk semula, perubahan yang terjadi hanya perubahan pada bentuknya saja tanpa menghasilkan zat baru.
a.              Peleburan
Peleburan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi zat cair. Contoh peleburan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita memasukkan es ke dalam air hangat maka kita akan mengamati bahwa es itu segera mencair setelah dimasukkan.
b.              Pembekuan
Pembekuan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat cair menjadi zat padat. Contoh pembekuan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita memasukkan air ke dalam ruang pembeku almari es dan kita tunggu berapa jam maka kita akan mengamati bahwa air yang kita masukkan telah berubah menjadi es batu.
c.               Penguapan
Penguapan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat cair menjadi gas. Contoh penguapan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita merebus. Air yang kita rebus setelah beberapa saat akan mendidih dan banyak uap air di atas permukaan air yang mendidih tersebut.
d.              Penyubliman
Penyubliman adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi gas. Contoh penyubliman dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita meletakkan kapur barus di ruangan terbuka dalam waktu yang cukup lama, kemudian kita mengamati kapur barus tersebut ternyata ukuran kapur barus tersebut tidak tetap. Makin lama kapur barus tersebut menjadi kecil ukurannya. Peristiwa penyusutan ini karena sebagian besar kapur barus telah berubah menjadi gas.
e.               Pengkristalan
Penghabluran atau pengkristalan adalah perubahan benda atau zat gas menjadi benda padat contohnya yaitu pembuatan ammonium sulfat dan ammonium nitrat bahan pupuk dan pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.


f.               Pengembunan
Pengembunan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi cair. Contoh pengembunan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita mengamati adanya titik-titik air di luar gelas yang berisi air es. Titik-titik air pada gelas itu merupakan uap air di udara yang berubah menjadi air.

2.   Perubahan kimia
Merupakan perubahan materi yang disertai dengan terbentuknya zat baru, dimana dalam pembentukan zat baru tersebut disertai dengan reaksi kimia.
Ciri-ciri reaksi kimia atau perubahan kimia :
-    terjadi perubahan warna ;  contoh  : kayu dibakar
-    terbentuknya gas ; contoh : karbit dalam air
-    terbentuknya endapan ; contoh : kapur dalam air
-    terjadi perubahan suhu ; contoh : kapur sirih dalam air
-    terjadi letupan ; letupan / ledakan ;contoh :  mercon
Contoh perubahan kimia :
a.    karena perubahan
-    kayu terbakar
-    mercon meledak
b.    karena peragian ( aktifitas mikroorganisme )
-    singkong menjadi tape
-    kedelai jadi kecap, tempe, tahu
-    susu jadi keju
-    terigu jadi roti
-    sampah/makanan jadi basi/busuk

2.1.6  Pemanfaatan-pemanfaatan perubahan materi
a. Pemanfaatan perubahan fisika
Proses pengolahan gula dari tebu dan garam dari air laut, Proses pengolahan bahan bakar minyak darai minyak mentahnya
b. Pemanfaatn perubahan kimia
Proses proses yang terjadi dalam industri, umumnya memanfaatkan proses-proses kimia.proses peragian, pembuatan obat-obatan dari bahan bahan tradisional, Industri tekstil, cat, pupuk dan pestisida, sabun, dan detergen.

2.1.7 Klasifikasi Materi
Zat-zat yang kita temukan di alam semesta ini hanya ada dua kemungkinan, yaitu adalah zat tunggal(unsure dan senyawa) dan campuran
1. Zat tunggal
Zat tunggal adalah materi yang memiliki susunan partikel yang tidak mudah dirubah dan memilik komposisi yang tetap. Zat tunggal dapat diklasifikasikan sebagai unsur dan senyawa. Zat tunggal berupa unsur didefinisikan sebagai zat yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana. Unsur besi tidak bisa diuraikan menjadi zat lain, jika ukuran besi ini diperkecil, maka suatu saat akan didapatkan bagian terkecil yang tidak dapat dibagi lagi dan disebut dengan atom besi.
Ø  Unsur
Unsur di alam dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu unsur logam dan unsur non logam (bukan logam).Namun ternyata ada juga unsure yang memiliki sifat antara logam dan non logam yaitu unsure semilogam
a).   Unsur logam, yaitu unsure yang memiliki sifat-sifat logam :
Sifat-sifat logam :
-    mengkilap
-    dapat menghantarkan panas dan listrik
-    umumnya berwujud padat ( kecuali raksa )
-    dapat ditempa dan direnggangkan
-    titk lebur dan titik didihnya tinggi
contoh : besi, aluminium, emas, tembaga, dll
b).   Unsur non logam yaitu unsure yang tidak memiliki sifat logam
Sifat-sifat unsure non logam
-    dapat berwujud padat, gas dan cair
-    bukan penghantar panas dan listrik yang baik
-    tidak dapat ditempa dan di rentang
-    tidak mengkilap
contoh : karbon, iodium, posfor, oksigen, dll
c).    Unsur semi logam yaitu unsure yang memiliki beberapa sifat logam dan non logam
contoh : silicon, boron, arsen
Ø  Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal hasil gabungan dari 2 unsur atau lebih, melalui reaksi kimia, dimana zat hasil gabungan tersebut dapat dipisahkan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan cara reaksi kimia.
Contoh :
-         air, merupakan gabungan dari unsure hydrogen dan oksigen
-          garam dapur, merupakan gabungan dari unsure natrium dan  klor
2.  Campuran
Adalah materi yang tersusun dari 2 atau lebih zat tunggal (senyawa), dengan perbandingan tidak tertentu, dimana campuran tersebut dapat dipisahkan lagi menjadi zat penyusunnya dengan cara fisika.
          Campuran terdiri atas :
a.   Campuran homogen (larutan) yaitu campuran yang setiap bagianya / komposisinya serba sama.
Contoh :
- larutan padat : perunggu (campuran tembaga dan timah), kuningan   (campuran tembaga dan seng), stainlessteel (campuran nikel, krom dan besi)
- larutan gas : udara (campuran oksigen, nitrogen dan unsure lain)     dan gas  alam (campuran karbon dan hidrogen)
- larutan cair : air garam, air gula
b. Campuran heterogen adalah campuran yang setiap bagian / komposisinya tidak serba sama (serbaneka).
Contoh :
campuran air dengan minyak, bensin dengan air, pasir dengan tanah,
                
2.1.8 Partikel Materi
Materi tersusun dari partikel-partikel materi, dimana partikel materi adalah bagian terkecil dari suatu materi yang masih memiliki sifat materi.
1.   Atom
Atom merupakan bagian kecil dari suatu materi, setiap materi tersusun dari atom  penyusun materi
      Contoh : besi tersusun oleh atom besi

2.  Molekul
            Molekul merupakan bagian terkecil dari suatu senyawa
a.   Molekul unsure : terbentuk dari atom-atom yang sejenis
- molekul dwi atom adalah molekul yang tersusun oleh 2 atom unsure yang   sama
Contoh : oksigen (O2), tersusun oleh 2 atom oksigen
- molekul triatom adalah molekul yang tersusun oleh 3 atom unsure yang sama
Contoh : ozon (O3), tersusun oleh 3 atom oksigen
-  molekul tetraatom adalah molekul yang tersusun oleh 4 atom unsure yang  sama
Contoh : posfor (P4), tersusun oleh 4 atom posfor
b.  Molekul senyawa adalah molekul yang terbentuk dari atom-atom yang  berbeda  jenis
Contoh : air, terdiri dari 1 atom oksigen dan 2 atom hydrogen
3.  Ion
Ion merupakan partikel-partikel atom atau kumpulan-kimpulan atom yang bermuatan listrik
-    atom bermuatan positif disebut ion positif (kation)
              contoh : Al3+, Ca2+, Na+, dll
-    atom yang bermuatan negatif disebut ion negatif (anion)
              contoh : Cl-, O2-, SO42-, dll

2.2 Energi
2.2.1 Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untukmelakukan usaha. Dua contoh yang akan menunjukan definisi ini. Anda akan merasa lelah ketika anda berlari karena anda mengeluarkan energi. Jika terus berlari tanpa istrahat anda akan kehabisan energi dan ahirnya anda tidak mampu lagi berlari. Agar mampu berlari lagi, anda harus istirahat atau bahkan harus makan. Makan memberi anda energi kimia yang siap dibakar dalam tubuh anda untuk menghasilkan energi yang anda perlukan untuk melakukan usaha (berlari lagi).
Mobil dapat melaju dijalan karena ada sumber energi kimia yang dikandung dalam bahan bakar bensin. Jika bensin habis maka mobil kehabisan energi dan akibatnya mobil tidak dapat lagi melakukan usaha (melaju lagi).


2.2.2  Perubahan Energi
Energi justru bermanfaat pada saat terjadinya perubahan bentuk. Sebagai contoh energi kimia dalam baterei kering bermanfaat untuk menyalakan senterketika terjadi perubahan enegi kimia dalam baterei menjadi energi listrik. Energi kimia dalam bahan bakar bermanfaat untuk menggerakan mobil ketika terjadi pembakaran yang segera mengubah energi kimia menjadi energi mekanik.
Matahari juga memberiokan banyak manfaat dalam berbagai bentuk perubahan nergi. Matahari adalah sumber energi untuk mahluk hidup, karena menghasilkan energi radiasi yang dapat diubah menjadi bentuk energi lain yang sangat berguan bagi kehidupan. Reaksi nuklir yang terjadi dimatahari mengakibatkan energi termal (kalor), karena itu suhu matahari tetap tinggi walaupun radiasi terus-menerus dipancarkan keruang angkasa. Energi termal tidak langsung diterima dari cahaya matahari melainkan diterima ketika energi radiasi diserap oleh kulit, kemudian terjadi panas yang mengakibatkan temperature tubuh meningkat. Bila energi radiasi telah sampai dibumi, akan terjadi proses perubahan energi seperti :
         Energi radiasi yang sampai kedaun mampu membangkitkan fotosintesis. Dalam hal ini energi radiasi berubah menjadi energi kimia (gula, tepung), didalam tumbuhan.
         Energi radiasi yang yang mengenai sel surya (fotosel) mampu membangkitkan energi listrik.
         Panas yang terasa dikulit kita merupakan proses perubahan bentuk energi dari energi radiasi menjadi energi temal (panas).
         Air yang menerima energi matahari suhunya akan naik, karena sebagaian energi matahari tersebut berubah menjadi energi termal.
Dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai peristiwa perubahan energi yang eratkaitanya dengan dengan aktivitas sehari-hari. Misalnya seorang yang memasak air. Pada peristiwa ini tejadi perubahan enrgi kimia menjadi energi termal. Selanyutnya energi termal yang dimiliki pleh air akan menyebar  keudara . akibatnya udara disekitar menjadi panas.

2.2.3 Bentuk-Bentuk Energi
Energi terdapat dalam berbagai bentuk, pada pembahasan ini disajikan bentuk energi yaitu energi mekanis, thermis, kinetik, potensial, matahari, dan kimia.
1.Energi mekanis
adalah energi total yaitu penjumlahan antara energi kinetik dengan energi potesial. Secaramatematis ditunjukkan dalam persamaan Em = Ek + Ep. Adapun energi atau kerja mekanikpada mesin mesin panas, adalah kerja yang dihasilkan dari proses ekspansi atau kerja yangdibutuhkan proses kompresi. Kerja mekanik (dW) tersebut sebanding dengan perubahanvolume (dV) pada tekanan (p) tertentu dan ditunjukkan oleh persamaan ∆W = p.∆V. sebagaicontoh energi ini secara sederhana adalah pergerakan piston, putaran poros enkol, dan lainlain.
 
Gambar 1 : Kerja pada piston
Energi mekanik pada benda-benda yang berputar misalnya poros mesin mesin fluida (turbin, pompa ,atau kompresor) adalah dinamakan Torsi yaitu energi yang dibutuhkan atau dihasilkan benda untuk berputar dengan gaya sentrifugal F dimana energi tersebut pada r tertentu dari pusat putaran dan ditunjukkan oleh persamaan T = F.r.
Gambar 2 : Energi mekanik pada poros turbin
2.Energi thermal
Energi termal merupakan bentuk energi dasar dimana semua energi dapat dikonversikan secara penuh menjadi energi Panas. Energi tersimpan dapatberupa kalor” laten’ atau kalor “sensibel’ yang berupa entalpi.
3.Energi kinetik 
energi suatu benda karena bergerak dengan kecepatan V, sebagai contoh ,mobil yang bergerak, benda jatuh dan lain-lain yang ditunjukkan olehpersamaan Ek = ½ mV2
4.Energi Potensial
adalah energi yang tersimpan pada benda karena kedudukannya. Sebagai contoh, energy potensial air adalah energi yang yang dimiliki air karena ketinggihannya dari permukaan, yang ditunjukkan oleh persamaan Ep = mgh. Sedang untuk energi potesial pegas adalah energiyang dimiliki oleh benda yang dihubungkan dengan pegas untuk berada pada kedudukantertentu karena penarikan pegas, ditunjukkan oleh persamaan Ep = ½ KX2.
5.Energi Matahari
adalah energi yang didapat dengan mengubah energi panas surya (matahari) melalui peralatan tertentu menjadi sumber daya dalam bentuk lain.Mataharipada dasanya merupakan satu buah reaktor 
fusi raksasa yangmengkonversikan bagian dari massa hidrogen menjadi
energi panas dan radiasi. Hal ini dinyakan dengan persamaan E = mc2. Dimana m merupakan massa yang dikonversikan (kg) dan c adalah kecepatan cahaya dalam ruang hampa (3 x 108m/s), sedangkan E merupakan energi yang dibebaskan.
6.Energi Kimia
Energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron dimana dua 
atau lebihatom/molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yangstabil. Merupakan bentuk energi yang tersimpan. Dalam energi kimiaterdapatreaksi eksothermis dan reaksi endothermis. Reaksi eksotermis adalah jikaenergi dilepas dalam suatu reaksi, biasa juga disebut reaksi pembakaran yang melibatkan oksidasi dari bahan bakar fosil. Sedangkan reaksi endotermis adalah bila dalam reaksi kimia energinya terserap.

2.2.4 Sifat Energi
1.Transformasi energi,
energi bisa diubah dalam bentuk lain. Sebagai contohnya energi panas pembakaran menjadi energi mekanik mesin.
2.Transfer energi,
energi panas dari suatu material atau tempat dapat ditransferkan ke tempat atau metrial lain. Sebagai contoh pemanasan air pada panci, dengan energi panas yang berasal di api ditransferkan melalui material panci sehingga memanaskan air dan setelah melalui titik didih air,maka air akan menguap.
3.Energi dapat dipindahkan,
Energi dapat berpindah dari benda lain oleh suatu gaya yang menyebabkan pergeseran. Dalam hal inidisebut dengan energy mekanik.
4.Energi adalah kekal,
energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.

2.2.5  Sumber Energi
Pembahasan mengenai sumber energi berkaitan dengan kedua bahasan diatas, yaitu perubahan bentuk energi dan bentuk-bentuk energi. Sumber energi adalah suatu yang menghasilkan energi yang dapat digunakanuntuk tujuan tertentu. Pada pemakaian baterai perubahan energi yang terjadi adalah energi kimia menjadi energi listrik. Pada proses perubahan ini sering terjadi perubahan sebagian energi kebentuk energi lain, yaitu energi termal (panas). Makanan yang kita makanan merupakan salah satusumber energi kimia, yang jika mengalami proses tertentu akan berubah bentuk sehingga kita dapat bekerja.
Sumber energi untuk kehidupan mahluk hidup dimuka bumi berasal dari cahaya matahari. Cahaya matahari digunakan oleh tumbuhan hijau untuk membuat makanannya. Tumbuhan merupakan bahan makanan bagi manusia dan hewan. Selanjutnya, makanan yang kita makan memberikan energi sehingga kita dapat melakukan berbagai kegiatan.
           Matahari merupakan sumber energi terbesar dialam ini. Kita dapat memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi pengganti miyak bumi. Sinar matahari dapat dimanfaatkan dengan cara mengumpulkan/memusatkan sinar matahari kesatu titik sehingga terkumpul energi panas yang besar. Energi panas ini dapat dipergunakan untuk memanaskan air atau untuk menghangatkan ruangan. Peralatan untuk menyimpan energi matahari itu disebut fotosel.Energi matahari ini kemudian diubah menjadi energi listrik, yang dapat digunaklan baik untuk keperluan rumah tangga maupun industri.

2.2.6  Energi Dapat Berubah dari Suatu Bentuk Kebentuk Lain.
Perubahan bentuk energi kebentuk yang lain dapat kitaamati didalam kehidupan sehari-hari. Manusia dapat melakukan kegiatan karena memiliki energi didalam tubuh. Manusia memperoleh energi dari makanan yan dimakannya. Oleh karena itu, makanan menyebabkan manusia dapat melakukan kegiatan sehari-hari seperti bekerja, berolah raga, belajar, menyanyi dan sebagainya.
Didalam tubuh, makanan yang kita makan akan bereaksi dengan zat-zat lain. Akibat reaksi itu terjadi penguraian bahan makanan sehingga sehingga menghasilkan energi. Makanan sesungguhnya merupakan bahan-bahan kimia alami. Didalam makanan tersimpan energi yang disebut energi potensial kimia.
Energi kimia dapat juga diubah menjadi energi panas. Misalnya, minyak tanah yang berasal dari dalam kompor bila dibakar menghasilkan api. Api merupakan energi panas. Jadi, dalam hal ini energi kimia diubah menjadi energi panas.

2.2.7 Cara Menghemat Energi.
Pernahkah kamu mendengar slogan yang berbunyi “ Hemat Energi Hemat Biaya”. Slogan ini tepat ditujukan pada pengguna energi yang berkaitan nya dengan pengeluaran biaya, seperti energi listrik, telepon, dan bahan bakar. Melakukan penghematan energi tidak hanya akan menguntungkan diri sendiri, tapi juga menguntungkan masyarakat, Negara, dan generasi yang akan dating.
Cara menghemat listirk antara lain dengan cara sebagai berikut :
a.       mematikan lampu atau peralatan listrik lain yang tidak diperlukan.
b.      Memilih alat-alat listrik yang hemat penggunaan daya lstriknya, misalnya lampu neon.



DAFTAR PUSTAKA
Nizamuddin, dkk. 1991.Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta:Ghalia Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar